Jumat, 31 Mei 2013

Review: Roma: Con Amore by Robin Wijaya



4 of 5 stars

"Tidak, Leo. You just think that you're in love. But in fact, it's not!"
"I don't think, I'm in love. But I know, I'm in love! With you, Felice..."

Jelaslah ya kalo laki-laki itu ga semuanya mementingkan logika. fufufufu. 

Roma: Con Amore karya kak Robin Wijaya adalah novel STPC kedua yang aku baca setelah Paris: Aline. Sebenarnya aku kepengen langsung baca novel ini dulu sebelum Paris. Tapi pas ngeliat harga novelnya yang oh-my-God-so-expensive akhirnya aku harus memasukkan novel ini ke waiting list bersama Bangkok: The Journal. 

But, hei rezeki emang bisa datang kapan aja. Novel ini kebeli juga akhirnya :D

So, about the book.

Covernya oke. Meskipun itu udah ga aneh lagi mengingat cover novel-novel gagasmedia ga pernah ada yang mengecewakanku (sejauh ini). Whoa, gagasmedia emang punya kru yang keren banget :) Warna covernya adem walaupun sebenarnya sih agak sendu-sendu gimana gitu ya. Tapi, sesuai kok sama isi novelnya hihi :P

Novel ini penuh dengan quote-quote sederhana yang menyentuh. Yah, kak Robin emang seorang pemulung quote (ada di profil halaman paling belakang) dan di akun twitter mau pun facebooknya pun selalu banjir sama quote-quote cantik. Jadi, ga heran kok kalo novel ini dipenuhi quote-quote menyentuh :D

Dari halaman pertama sampe Felice pulang ke Indonesia itu sebenarnya agak boring buatku. Rada males aja gitu karena belum masuk ke inti cerita. Terlalu banyak tell sih emang, tapi menurutku itu fine-fine aja. Pasti akan jadi sangat panjang kalo setiap bagian harus di show :) but, I enjoy it. 

Pangeran di dalam novel ini bernama Leonardo Halim. Maestro dari Indonesia yang mengidolakan Michelangelo. Dan, Felice diberi kehormatan menjadi 'permaisuri' di sini. Oh, tentu saja pangeran dan permaisuri ini punya jalan cinta yang unik. Perjalanan yang menurutku, ehm, sedikit menyebalkan.

Kenapa?

(ga bisa dijelasin, soalnya spoiler :p)

Aniwey, plotnya berjalan lancar. Mengalir seperti air. Penokohannya juga bagus, tidak terlalu kuat tapi ga terlalu lemah juga. Chemistry antara Leonardo dan Felice lebih terasa daripada Sena dan Aline di novel Paris. Tapi bukan berarti novel Paris jelek lho. Hanya lebih terasa pada Leonardo dan Felice :D Penjelasan mengenai latar kejadian juga alhamdulilah yah ga ngebingungin huehehe sekalian 'mengajak' aku keliling Roma juga :)

Ngemeng-ngemeng nih kenapa sih dialog antar tokohnya kok baku kak Robin? Kenapa ga dibikin euh lebih biasa kayak orang-orang Indonesia ngobrol? Kalo misalkan panggilannya 'saya-kamu' sih ga masalah. Tapi yah...

Intinya, aku suka novel ini. Terlepas dari dialog yang baku, aku menikmati Roma pada novel ini. Oh ya, aku juga berterima kasih kak Robin sudah menciptakan seorang wanita tangguh seperti Marla :) suatu hari aku harus seperti dia. Yang punya hati lapang, pikiran dewasa, dan tau kapan dia harus mundur dari kehidupan orang lain :') 

Merelakan orang yang dicintai untuk orang lain itu sakit lho. Tapi yah, inget-inget aja deh kalo orang yang tertulis di hatimu belum tentu tertulis di buku nikahmu (ayey!) 

Tambahan aja nih. Aku lebih suka sama proyek STPC gagas daripada Gagas duet sebelum ini. Ga berarti gagas duet jelek juga, cuma kan kalo dua penulis yang punya gaya penulisan berbeda di dalam satu buku itu rasanya..., ga sreg aja gitu. Apalagi STPC ini di setiap novel ada post card nya :D tambah keren aja nih gagas haha 

Yah, jadi begitulah review dariku mengenai Roma: Con Amore. Novel ini lebih bagus daripada novel kak Robin yang Before Us. Lebih bagus. Artinya, Before Us udah bagus kan? 

Betewe, ada dua quote yang aku suka dari novel ini. 

Pertama,

Ada sesuatu yang mengganggu hatiku ketika kita bertemu. Aku melihat bayangan dia, tersimpan di balik tatapanmu


So deep. I know. 

Kedua, 

Rindu yang Tuhan ciptakan, adalah jarak terdekat di antara perpisahan


Ooooooh. So sweet :*

So, waktunya terbang ke Bangkok :D catch ya later!


♥Best Regards♥

P.S!
Waktu menulis ini, aku belum tau apa itu artinya Con Amore. Jadi, aku buka deh google translate dan mengetik Con Amore di sana. Ternyata artinya itu....

Cari sendiri ya! 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar